Prasetyo Muchlas blog

Icon

Untuk Sahabat

dan Dering itu..

Kriiing.. “kira-kira” begitu suara dering HP milik saya berbunyi..

Sore itu saya masih berada di depan komputer untuk menyelesaikan beberapa tulisan, setelah dibuka isi pesan itu berasal dari seorang ikhwan sahabat saya yang menanyakan perihal “dimana Sholat ‘Idul Fithri akan dilaksanakan?”

Ini bukan karena tidak ada tempat untuk sholat! tetapi lebih dikarenakan “kami” mencari penyelenggara Sholat ‘Idul Fithri yang melaksanakannya di tanah lapang sesuai yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallohu ‘Alaihi wa Sallam.

Esoknya tanggal 30 Ramadhan 1429 Hijriyah dering itu pun kembali berbunyi tepat pukul 8:05 pagi, tetapi ini sms dari sahabat saya yang lain menanyakan mengenai “di Saudi telah di laksanakan Sholat ‘Id..” hah.. kujawab wallohu a’lam (karena saya jarang memperhatikan media elektronik), saya mengikuti pemerintah yang telah menetapkan 1 Syawwal 1429 H bertepatan pada tanggal 1 Oktober 2008.

Sebelumnya, ba’da sholat subuh pukul 5:05 pagi saya mengirimkan sms kepada salah seoreng ikhwan yang kami anggap punya banyak informasi karena ia aktif di dalam yayasan dakwah Islam, setelah dibalas dan berkata “nanti ana kabarin” Alhamdulillah.. inilah kebiasaan kami beberapa dari para ikhwan yang tinggal di Bekasi yang kebetulan masih men-jomlo alias belum menikah (bukan belum punya pacar) ketika menjelang dua hari raya yaitu ‘Idul Fithri dan ‘Idul Adha, kami biasa menuju tempat sholat bersma-sama kecuali salah seorang ikhwan yang sudah menikah.

Saya berharap nanti malam ada pertemuan dengan mereka untuk membicarakan hal tersebut, akhir kata Alhamdulillah.

Filed under: Saya di blog ini

Seleksi Tahap Akhir “Photoshop CS2″

Beberapa waktu yang lalu saya memenuhi panggilan untuk mengikuti seleksi tahap 2 pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Automation Solutions, entah mengapa saya tidak melihat adanya peserta lain? wallohu a’lam. Seleksi tahap 2 mengharuskan pesertanya dapat/mampu/able ya.. whatever.. mengoperasikan software AutoCAD 2D & 3D serta membaca gambar inerior design (AutoCAD) khususnya denah suatu bangunan dari tampak atas beserta objek-objeknya dan semua simbol yang berkaitan dengan teknik sipil, Alhamdulillah walaupun latar belakang pendidikan saya berasal dari mechanical engineering (bahasa kerennya sih gituu..) saya mampu untuk membacanya, be u bu de i di.. buuudiiii..!

Waktu menunjukan hampir pukul sebelas, siang itu saya masih di dalam ruangan tampat saya menjalani wawancara dan seleksi masih bersama sang interviewer membicarakan hal pekerjaan yang akan saya kerjakan jika saya lulus nanti. Setelah lama mengobrol akhirnya sang interviewer menunjukan gelagat bahwa inilah akhir dari pertemuan kita saat ini, dia “sang interviewer” berkata nanti kita (perusahaan) akan confirm.. ke kamu deh OK! apakah kamu ke babak tahap selanjutnya, kira-kira begitu.

Setibanya di rumah saya berfikir.. “udah lama nih ga ngutek-ngutek software Photoshop, apalagi sekarang udah ada yang CS2 bahkan CS3″. Alhamdulillah saya bersyukur kepada Alloh, saya teringat tentang sesuatu yaitu saya saat ini sedang mengikuti e-learning di Braintutor mengambil materi “Design Grafis dengan Photoshop”, sore harinya ketika waktu menunjukan kira-kira pukul 5:30 sore terdengar dering yang berasal dari handphone milk saya kriiing.. kriing.. (eh bunyinya kayak gitu ga sih?) setelah diangkat ternyata dari pihak perusahaan yang bermaksud memberikan konfirmasi sekaligus memberitahukan perihal hasil seleksi, yang mengabarkan bahwa saya diminta datang kembali untuk mengikuti seleksi kemungkinan tahap akhir yang dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2008 pada pukul 09:00 WIB, pihak perusahaan tersebut meminta saya mendalami software Photoshop CS2.

Saya berusaha menjalani dengan perlahan namun pasti, kembali membuka halaman per halaman tutorial mulai dari AutoCAD sampai Photoshop. Hingga akhirnya kemarin hari Ahad 28 Ramadhan 1429 H saya berkunjung ke rumah salah seorang ikhwan yang kebetulan rumahnya ga jauh (masih satu RW hehe..) bermaksud meng-copy file install Photoshop CS2 karena komputer di rumah saya udah di uninstall photoshopnya, karena jarang digunakan.

ﻣﻦ ﺍ ﺴﺘﻌﺠﻞ ﺍ ﻟﺸﻰ ﺀ ﻗﺑﻞ ﺃ ﻭ ﺍ ﻧﮫ ﺍ ﺑﺘﻟﻰ ﺑﺣﺭ ﻣﺎ ﻧﮫ

“Barangsiapa tergesa-gesa untuk menggapai sesuatu sebelum tiba saatnya, niscaya akan ditimpa sesuatu yang menghalanginya dari apa yang diinginkan.” (sebuah kata hikmah yang terdapat dalam buku Biografi Syaikh al-Albani bab Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar)

Filed under: Saya di blog ini

Hadits Puasa Enam Hari Bulan Syawwal

ﺒﺴﻡ ﺍ ﷲ ﺍ ﻟﺮ ﺤﻤﻦ ﺍ ﻟﺮ ﺤﻴﻢ

ﺍ ﻟﺤﻤﺪ ﷲ ﺤﻤﺪ ﺍ ﻜﺜﻴﺮ ﺍ ﻄﻴﺑﺎ ﻤﺑﺎ ﺮ ﻜﺎ ﻓﻴﻪ

Hadits Shahih Berkaitan Puasa Syawwal

ﻋﻦ ﺃ ﺒﻲ ﺃ ﻴﻭ ﺐ ﺍ ﻷ ﻨﺻﺎ ﺮ ﻱ ﺮ ﺿﻲ ﺍ ﷲ ﻋﻨﻪ ﺃ ﻦ ﺭ ﺴﻭ ﻝ ﺍ ﷲ ﺼﻞ ﺍ ﷲ ﻋﻟﻳﻪ ﻮ ﺴﻟﻡ

ﻗﺎ ﻞ ﻣﻦ ﺻﺎ ﻡ ﺭ ﻣﻀﺎ ﻦ ﺜﻡ ﺃ ﺘﺑﻌﻪ ﺳﺘﺎ ﻣﻦ ﺸﻮ ﺍ ﻞ ﻛﺎ ﻦ ﻛﺼﻴﺎ ﻢ ﺍ ﻟﺪ ﻫﺮ

Dari Abu Ayyub al Anshari Rodhiyallohu ‘Anhu, Rasululloh Shallallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Barangsiapa berpuasa pada bulan ramadhan, lalu diiringi dengan puasa enam hari pada bulan Syawwal, maka dia seperti puasa sepanjang tahun”.

(Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud, at Tirmidzi, an Nasaa-i dan Ibnu Majah).

ﻋﻦ ﺜﻮ ﺑﺎ ﻦ ﻣﻮ ﻟﻰ ﺭ ﺴﻮ ﻝ ﺍ ﷲ ﺼﻞ ﺍ ﷲ ﻋﻟﻳﻪ ﻮ ﺴﻟﻡ ﻋﻦ ﺭ ﺴﻮ ﻝ ﺍ ﷲ ﺼﻞ ﺍ ﷲ ﻋﻟﻳﻪ ﻮ ﺴﻟﻡ ﺃ ﻨﻪ ﻗﺎ ﻝ ﻣﻦ ﺻﺎ ﻡ ﺴﺘﺔ ﺃ ﻳﺎ ﻢ ﺒﻌﺪ ﺍ ﻟﻔﻄﺮ ﻛﺎ ﻥ ﺘﻤﺎ ﻢ ﺍ ﻟﺴﻨﺔ. ﻣﻦ ﺟﺎ ﺀ ﺑﺎ ﻟﺤﺴﻨﺔ ﻓﻠﻪ ﻋﺸﺮ ﺃ ﻣﺜﺎ ﻟﻬﺎ

Dari Tsauban Maula (pembantu) Rasululloh Shallallohu ‘Alaihi Wa Sallam, dari Rasululloh Shallallohu ‘Alaihi Wa Sallam beliau bersabda : “Barangsiapa yang melakukan puasa enam hari setelah hari raya ‘Idul Fithri, maka, itu menjadi penyempurna puasa satu tahun. [Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya -QS al An'am/6 ayat 160- ]“.

Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Imam Nasaa-i dengan lafazh :

ﺟﻌﻞ ﺍ ﷲ ﺍ ﻟﺣﺴﻨﺔ ﺑﻌﺸﺮ ﺃ ﻣﺜﺎ ﻟﻬﺎ ﻓﺸﻬﺮ ﺑﻌﺸﺮ ﺓ ﺃ ﺷﻬﺮ ﻭ ﺻﻴﺎ ﻢ ﺳﺘﺔ ﺃﻴﺎ ﻢ ﺒﻌﺩ ﺍ ﻟﻔﻄﺮ ﺗﻤﺎ ﻡ ﺍ ﻟﺴﻨﺔ

Alloh menjadikan (ganjaran) kebaikan itu sepuluh kali lipat, satu bulan sama dengan sepuluh bulan; dan puasa enam hari setelah hari raya ‘Idul Fithri merupakan penyempurna satu tahun.

Diriwayatkan pula oleh Ibnu Khuzaimah dalam Shahih-nya dengan lafazh :

ﺻﻴﺎ ﻡ ﺷﻬﺮ ﺮ ﻣﻀﺎ ﻥ ﺒﻌﺸﺮ ﺓ ﺍ ﺸﻬﺮ ﻭ ﺻﻴﺎ ﻡ ﺳﺘﺔ ﺃ ﻴﺎ ﻡ ﺒﺸﻬﺮ ﻴﻦ ﻓﺬ ﻟﻚ ﺻﻴﺎ ﻡ ﺍ ﻟﺳﻨﺔ

Puasa bulan Ramadhan, (ganjarannya) sepuluh bulan dan puasa enam hari (sama dengan) dua bulan. Itulah puasa satu tahun.

Semua hadits di atas dinyatakan Shahih oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani, sebagaimana terdapat pada kitab Shahihut Targhibi wat Tarhib, no. 1006, 1007 dan 1008.

Sumber : Majalah As-Sunnah Edisi Khusus (7-8)/Tahun X/1427H/2006M

Filed under: Islam

Jakarta Punya Cerita

Terakhir kali saya ke Jakarta kira-kira satu pekan yang lalu, lebih beberapa hari..! Keadaannya masih seperti belantara yang dipenuhi makhluk berdasi menaiki mesin beroda empat melaju cepat. Terutama kawasan Sudirman – Thamrin.

Walaupun tak semua berlagak seperti seperti itu :)

Saya bertanya.. apa sih hebatnya jakarta ? salah satu jawabannya adalah perekonomian yang tumbuh vertikal karena hampir tidak ada lahan tersisa, semua dipenuhi gedung, jalanan, mall, dan banyaknya manusia :)

Menurut saya disanalah letak kesalahan semakin lama akan bertambah ruwet, semakin bertambahnya penduduk Jakarta dikarenakan perekonomian yang menjanjikan, lapangan kerja yang banyak tersedia dari yang halal sampai yang haram, Nasalulloh Al ‘Afiyah.

Keadaan tesebut yang dari dulu tidak bisa di tanggulangi pemerintah, kalau saja pemerintah mau “bersikap adil” setidaknya Jakarta telah menjadi Ibu Kota sekaligus pusat pemerintahan, bahkan hampir atau bahkan sudah menjadi megapolitan. Yang saya maksud adalah adil dalam hal pemerataan ekonomi yg seadil-adilnya, Jakarta suatu saat mungkin akan lumpuh.. (wallohu a’lam) karena kepadatan penduduk.

Berikan daerah lain kewenangan untuk memajukan daerahnya dengan mengundang para investor untuk membuat suatu industri, pusat niaga, dll. yang selama ini terlalu berpusat di Jakarta, seolah disana tempat sebaik-baiknya.

Bahkan kesejahteraan “Guru” dan “Fasilitas Pendidikan” di beberapa daerah terpencil terabaikan :( , di balik gedung-gedung yang menjulang tinggi seolah menantang langit, saya masih melihat rumah-rumah beratap sehelai sabut yang hanya melindungi penghuninya dari panas dan hujan entah berapa lama..? adilkah? sementara mereka duduk di kursi tahta mereka dengan wajah menengadah ke atas seolah tak peduli !

Kesenjangan sosial, ketimpangan sosial.. menjadi tanggung jawab kita bersama..

Andai aku bisa.. kulakukan semampuku..

Prasetyo Muchlas

Filed under: Unek-unek

Merubah Warna Font di Title Bar dan Menu Bar

Hmmm.. tulisan ini buat kalian yang mungkin bosan dengan warna font yang gitu-gitu ajah, sebenernya ini hanya mengubah dari properties pada windows. Bagi yang udah tau.. ya gak apa apa.. mungkin ada dari kalian yang belum tau :)

Pertama, klik kanan pada Desktop kemudian pilih Properties —> pilih Appearance —> klik pada tombol Advanced —> pada kotak Item tinggal di pilih bagian yang akan di ubah, untuk mengubah warna tinggal di pilih aja melalui pilihan warna yang tersedia di sebelahnya.

Selamat menikmati.. eh selamat mencoba maksudnya :)

Filed under: Uncategorized

Do’a Berbuka Shaum dan Do’a Malam Lailatul Qadar

ﺒﺴﻡ ﺍ ﷲ ﺍ ﻟﺮ ﺤﻤﻦ ﺍ ﻟﺮ ﺤﻴﻢ

Do’a Berbuka Shaum

ﺬ ﻫﺏ ﺍ ﻠﻈﻤﺄ ﻭ ﺍ ﺑﺘﻠﺖ ﺍ ﻠﻌﺭ ﻭ ﻖ ﻭ ﺜﺑﺖ ﺍ ﻷ ﺠﺭ ﺇ ﻦ ﺸﺎ ﺀ ﺍ ﷲ

Dzahabazzhoma u’ wabtallatil ‘uruuq wa tsabatal ajru insyaa Alloh.

Artinya : “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Alloh.” [Hadits Riwayat Abu Dawud 2/306 no. 2357, begitu juga imam hadits yang lain. Lihat Irwaul Ghalil Juz 4, Shahih Abu Dawud 3/449 no. 2066. Hasan]

Do’a Malam Lailatul Qadar

ﺍ ﻟﻟﻬﻢ ﺇ ﻨﻚ ﻋﻔﯝ , ﺗﺤﺏ ﺍ ﻟﻌﻔﻭ , ﻓﺎ ﻋﻒ ﻋﻨﻲ

Allohumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.

Artinya : “Ya Alloh, sesungguhnya Engkau maha pemaaf, Engkau menyukai pemaafan. Karena itu berilah maaf kepadaku.” [Hadits Riwayat At-Tirmidzi no. 3513, Ibnu Majah no. 3850, Imam Ahmad 6/171, al-Hakim 1/530, an-Nasa'i Amalul Yaum Wal Lailah no. 878. Lihat Shahihu Tirmidzi (3/170) no. 2789.]

Semoga bermanfa’at.

Filed under: Islam ,

Ketika Harus Memilih..

ﺒﺴﻢ ﺍ ﷲ ﺍ ﻟﺮ ﺤﻤﻦ ﺍ ﻟﺮ ﺣﻴﻢ

Alhamdulillahi hamdan katsiiron thoyyiban mubarokan fiih..

Terkadang ada sedikit pertanyaan yang timbul karena sesuatu yang telah kita pilih, dalam hal ini pertanyaan mengenai sesuatu yang kita anggap “baik” untuk kita namun belum tentu “baik” dimata Alloh. Atau mungkin “baik” dimata orang lain, namun belum tentu “baik” dihadapan Alloh.

Sejenak menimbang antara maslahat dan mafsadah ( mudharat ) mengenai hal yang akan kita pilih. menurut Ulama terdahulu, jika kita berada dalam dua keadaan sementara disana diperlukan satu keputusan maka kita harus memilih sesuatu yang mempunyai maslahat, jika memang keadaan itu tidak ditemukan satupun maslahat maka harus memilih yang paling sedikit mudharatnya.

Nas alulloh al ‘afiyah..

Dalam hal ini, mungkin ini adalah gambaran secara umum alasan saya resign dari pekerjaan yang dahulu. Memang terasa berat untuk memilih, namun agama Alloh ini lebih berhak untuk di tegakkan.

Filed under: Saya di blog ini, Unek-unek