Tulisan ini berawal dari pemikiran yang timbul di dalam diri saya (lagi.. dan lagi..) mengenai Programming Language (Bahasa Pemrograman) yang sampai sekarang saya masih awam terhadapnya.
Programmer yang handal, pasti mengetahui dengan baik bagaimana membuat pemrograman, baik dalam bidang Software Development maupun dalam bidang Web Development agar program tersebut dapat berjalan dengan baik, dengan bahasa pemrograman (Programming Language) yang mudah di mengerti, simple dan juga dapat di kembangkan dalam arti untuk memajukannya, mengembangkan ke arah yang lebih baik (namanya juga Open Source).
Berbicara tentang hati memang terkadang ga ada habisnya, yang begini lah.. yang begitu lah.. apalagi kalo orang tersebut lagi sakit hati..
.
Heart Programming adalah judul tulisan ini, saya bukan siapa-siapa dan juga bukan orang yang menguasai pemrograman. Saya hanya berusaha untuk memahami apa yang seharusnya saya pahami
. Alloh Subhanahuwata’ala adalah Dzat yang maha membalikkan hati, karena hati kita berada dalam genggamannya. Dia (Alloh) Dzat yang maha memberi petunjuk kepada siapa saja yang Ia kehendaki dari hambanya. Kewajiban (bahkan merupakan kebutuhan) kita adalah beribadah dengan ikhlas kapada-Nya, sebagai bukti bahwa kita adalah hambanya. Kita butuh untuk di akui oleh Alloh sebagai hambanya, kita bersyukur terlahir sebagai seorang Muslim.
Alloh yang menciptakan langit dan bumi beserta seluruh isinya, menciptakan manusia berpasangan, menjadikan manusia dapat berfikir, mempunyai perasaan (hati), tetapi terkadang kita lalai terhadap apa yang seharusnya menjadi hak Alloh yaitu “menyembah Alloh dan tidak menykutukan-Nya dengan sesuatu pun”. Untuk itu saya berharap menjadi programer hati (Heart Programmer) yang handal, yang mampu membaca, menghayati, menghapal, memahami serta mengamalkan apa yang telah Alloh turunkan (Al Qur’an) kepada Nabi-Nya yang terakhir Muhammad Shallallohu ‘Alaihi wa Sallam dengan pemahaman yang baik yaitu pemahaman Rasululloh Shallallohu ‘Alaihi wa Sallam, Sahabat rodhiyallohu ‘Anhu jami’an dan Tabi’in untuk kemudian saya program ke dalam hati ini agar menjadi orang yang selalu mengingat Alloh di setiap waktu, di setiap tempat dan di setiap keadaan lapang maupun sempit, amin.
Anggap saja hati ini adalah sebuah software, system atau sebuah website yang butuh untuk di maintain (memang seharusnya di maintain), maka cara me-maintain-nya butuh keseriusan, kesabaran, ketekunan serta kerja keras, karena hati ini lunak dan mudah terombang-ambing.
Heart Programming
- Mengenal Alloh ‘azza wa jalla
- Mempelajari agama ini (Islam) dengan dalil yang bersumber dari nash-nash Al Qur’an maupun Hadits
- Mengenal Nabi-Nya, Muhammad Shallallohu ‘Alaihi wa Sallam
Maintain
- Melaksanakan Sholat baik yang wajib maupun sunnah (memperbanyak sujud)
- Tazkiyatun nufus, dengan ayat-ayat Al Qur’an
- Berkumpul, bergaul dengan orang-orang shalih
- Menghadiri majelis ilmu syar’i (yang mempelajari tentang Islam)
- Memohon kepada Alloh (berdo’a) agar hati ini di tetapkan di atas agama-Nya (Islam)
- Tawakal
Filed under: Islam, Saya di blog ini, Unek-unek , Add new tag, Programming

setujuh kang. Programming hati. Programming kan dalam pengertiannya proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer, begitu pula dengan programming hati.
wallaahu a’lam.
wah, teknologi agama
kerenn