Prasetyo Muchlas blog

Icon

Untuk Sahabat

Hacker is..

matrix

Hacker (computer security)

In common usage, hacker is generic term for a computer criminal, often with a specific specialty in computer intrusion.[1] While other definitions peculiar to the computer enthusiast community exist, they are rarely used in mainstream context. Computer hacking subculture is often referred to as the network hacker subculture or simply the computer underground.[citation needed] According to its adherents, cultural values center around the idea of creative and extraordinary computer usage.[citation needed] Proponents claim to be motivated by artistic and political ends, but are often unconcerned about the use of criminal means to achieve them.[2]

Paul A Taylor defines a hack as being simple but impressive; involving sophisticated technical knowledge; and having the illicitness of being against the rules.[3]

Richard Stallman claims that “The original meaning of the term hacker is ‘(someone who) playfully does something difficult”[4]. He further claims that “Around 1980, when the news media took notice of hackers, they fixated on one narrow aspect of real hacking: the security breaking which some hackers occasionally did”. This has led to the current definition of the word hacker.”

Source of : http://en.wikipedia.org/wiki/Hacker_(computer_security)

Filed under: Uncategorized , ,

Readme

iceindark

Maaf atas keterlambatan dalam menulis postingan yang seharusnya sudah di selesaikan, dan mungkin masih ada beberapa PR yang belum sempat saya kerjakan, mohon maklum.

Mungkin juga karena saya sedang mempersiapkan sesuatu, atau terlalu sibuk dengan website yang masih belum jadi (free hostingnya lagi meng-upgrade beberapa komponen).

‘Afwan

Filed under: Saya di blog ini, Unek-unek ,

Lempar Batu Sembunyikan Wajah

Ini tentang kami dan kamu..

Bukan hal biasa jika kamu berbuat demikian, “menurutku itu diluar kebiasaan!”

Sepintas menyaksikan di media, telah sampai kepadaku bahwa ada sekelompok mahasiswa yang menghancurkan kampusnya sedangkan dia masih menuntut ilmu disana

“Kau lemparkan batu, Kau sembunyikan wajahmu”

“Apakah Kau Pejuang?”

Aku bertanya.. “Tahukah kamu makna perjuangan yang sebenarnya?”

“Yaitu berjuang untuk menuntut ilmu, karena dengan demikian kita dapat melawan kebodohan”

“Yaitu berjuang untuk melawan hawa nafsu dan apa-apa yang tidak sejalan dengan kehendak Alloh Rabb yang berhak memerintah dan melarang”

Ini hanyalah sepucuk tulisan untuk saya dan kepada siapa saja yang berkenan membaca dan mengerti ^_^

Filed under: Uncategorized ,

SadTurday

I’ll never come back to SadTurday

We are make a change today and..

Till the end of time

Filed under: Uncategorized

Penghargaan ini..

Oh tidak! aku dapet pekerjaan penghargaan

award-1

Baiklah terima kasih kepada saudari ku (ukhti fillah) Dalila Sadida yang berkenan memberikan penghargaan ini untuk aku lemparkan lagi hehe..

Selamat berdjoeang bagi teman-teman yang mendapat penghargaan ini, teruslah berkarya..

Dan yang beruntung adalah sebagai berikut :

  1. Ukhti Esa, semoga Alloh mudahkan semua urusan ukhti, anti memang pandai dalam menulis
  2. Mas Agung, saya banyak belajar dari beliau
  3. Mas Didi, blognya banyak tutorial bermanfa’at, jangan hanya melihat dari nama blognya ya..
  4. Mbak Denok, teruslah berkarya..
  5. Ical Mahdi, Pemuda yang bijaksana insya Alloh
  6. Mbak Ida, saya belum terlalu mengenal beliau namun saya suka cara beliau menuangkan goresan hati melalui blognya
  7. Valianvalen, Saya tunggu tulisanmu berikutnya..

rules:

1. put the logo on your blog
2. add a link to the person who awarded you
3. nominate at least 7 other blogs
4. add link to those blogs on yours
5. leave a message for your nominees on their blog

Alhamdulillah selesai.. ngantuk.. besok berangkat kerja pagi… Salam Perdjoeangan!

Filed under: Uncategorized

Pendewasaan Diri Mengiringi Setiap Langkahku dan Langkahmu

Saya pernah mendengar ucapan “menjadi tua itu mutlak, tetapi menjadi dewasa itu relatif”. Jika diperhatikan memang benar ucapan itu, karena pada hakikatnya tidak setiap orang yang tua itu bisa untuk bersikap dewasa, dan tidak semua orang yang bersikap dewasa itu berumur tua.

Setiap hari, berganti bulan, kemudian berganti tahun kita merasa sangat sedikit sekali perubahan (ke arah yang lebih baik) terhadap diri kita, bahkan seolah berjalan di tempat. Entah mungkin aku, kamu, kita terlalu mengabaikan waktu sehingga tidak sadar bahwa perjalanan ini berlalu begitu saja. Atau kita terlalu silau dengan gemerlapnya dunia sehingga lupa akan kemana kita setelah ini (setelah wafat).

Aku mulai mengkoreksi setiap langkah yang aku lalui begitu saja, satu per satu langkah mungkin telah terhapus waktu sehingga sulit sekali mengingat apa yang aku lakukan sebelumnya. Aku sadar ini akan diminta pertanggungjawaban kelak, pada hari dimana tidak ada satupun penolong kecuali ‘amal kita selama di dunia, dan tentu dengan keluasan rahmat Alloh ‘azza wa jalla apakah kita akan diampuni atau di azab, na’udzubillah.

Ada sebagian dari kita yang berpendapat bahwa “ketika seseorang itu berbuat sesuatu hal (kesalahan, dosa)” mereka berpendapat bahwa itu semua atas kehendak Alloh, dan mereka tidak memperbaiki diri lantaran mereka beranggapan bahwa Alloh telah mentakdirkan aku menjadi pencuri, pemabuk atau lainnya. Dalam pernyataan di atas ada sebagian yang benar dan ada sebagian yang salah.

Memang benar semua hal itu terjadi atas kehendak Alloh, mulai dari ketika kita bangun tidur sampai kita kembali memejamkan mata, semua atas kehendak Alloh. Tetapi ada koreksi terhadap pernyataan yang saya sebutkan di atas, bahwa Alloh memang mentakdirkan tetapi Alloh tidak menginginkan (tidak menyukai) hambanya berbuat dosa, serta itu bertentangan dengan tujuan kita diciptakan oleh Alloh, seperti yang telah Alloh firmankan dalam surat Adz Dzariyat ayat 56 yang artinya “Aku (Alloh) tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”. Dan bantahan terhadap mereka adalah bahwa perubahan itu kita lah yang memulai, seperti yang telah Alloh firmankan dalam surat Ar Ra’d ayat 11 yang artinya “Sesungguhnya Alloh tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”.

Semoga esok adalah hari dimana kita telah mendapatkan kedewasaaan dalam berfikir, yaitu memahami, serta sadar akan konsekuensi kita diciptakan yaitu untuk beribadah kepada Alloh saja, dengan ikhlas dan benar, dengan memurnikan keta’atan, tunduk, patuh, berharap, dengan dasar hubb (cinta), khauf, ta’zhim (mengagungkan).

Wallohu a’lam

Filed under: Uncategorized

Can I Borrow $25?

Tulisan ini di kirim oleh teman saya melalui email, baca yah.. ada pelajaran yang bisa di ambil, setelah membaca saya juga merasa waktu ini terlalu singkat untuk keluarga (orang tua & adik) untuk sekedar berkomunikasi dengan mereka, karena pada hari kerja biasanya saya pulang malam.

Can I Borrow $25?

A man came home from work late, tired and irritated, to find his 5-year old son waiting for him at the door.

SON: ‘Daddy, may I ask you a question?’

DAD: ‘Yeah sure, what it is?’ replied the man.

SON: ‘Daddy, how much do you make an hour?’

DAD: ‘That’s none of your business. Why do you ask such a thing?’ the man said angrily.

SON: ‘I just want to know. Please tell me, how much do you make an hour?’

DAD: ‘If you must know, I make $50 an hour.’

SON: ‘Oh,’ the little boy replied, with his head down.

SON: ‘Daddy, may I please borrow $25?’

The father was furious, ‘If the only reason you asked that is so you can borrow some money to buy a silly toy or some other nonsense, then you march yourself straight to your room and go to bed. Think about why you are being so selfish. I don’t work hard everyday for such childish frivolities.’ The little boy quietly went to his room and shut the door. The man sat down and started to get even angrier about the little boy’s questions. How dare he ask such questions only to get some money?

After about an hour or so, the man had calmed down, and started to think: Maybe there was something he really needed to buy with that $25.00 and he really didn’t ask for money very often. The man went to the door of the little boy’s room and opened the door. ‘Are you asleep, son?’ He asked. ‘No daddy, I’m awake,’ replied the boy.

‘I’ve been thinking, maybe I was too hard on you earlier’ said the man.

‘It’s been a long day and I took out my aggravation on you. Here’s the $25 you asked for.’

The little boy sat straight up, smiling. ‘Oh, thank you daddy!’ he yelled.

Then, reaching under his pillow he pulled out some crumpled up bills.

The man saw that the boy already had money, started to get angry again.

The little boy slowly counted out his money, and then looked up at his father.

‘Why do you want more money if you already have some?’ the father grumbled.

‘Because I didn’t have enough, but now I do,’ the little boy replied.

‘Daddy, I have $50 now. Can I buy an hour of your time? Please come home early tomorrow. I would like to have dinner with you.’

The father was crushed. He put his arms around his little son, and he begged for his forgiveness.

It’s just a short reminder to all of you working so hard in life. We should not let time slip through our fingers without having spent some time with those who really matter to us, those close to our hearts. Do remember to share that $50 worth of your time with someone you love.

If we die tomorrow, the company that we are working for could easily replace us in a matter of hours. But the family & friends we leave behind will feel the loss for the rest of their lives.

Filed under: Uncategorized ,

Just Wanna Say Hello To You..

Hey.. kita bertemu kemudian berpisah, apakah itu yang kau inginkan?

Ucapkanlah satu kata.. kemudian tinggalkan aku..

Telah lama kita saling tak peduli..

Hentikan langkah itu, karena aku akan menyapa.. -Kaifa haaluka?-

Setelah ini apakah kau yakin kita akan bertemu lagi?

Aku tak tau..

Filed under: Uncategorized

Informasi Beasiswa

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh, saya hanya ingin menyampaikan kabar yang telah saya peroleh dari milis As Sunnah, sebagai berikut:

Pesantren Islam Hidayatunnajah membuka peluang beasiswa bagi 50 orang santri putra/putri (SD-Aliyah/SMU) yatim atau duafa. Pendaftaran dibuka dari tanggal 13 sampai 30 oktober 2008. Bagi yang berminat bisa mengirimkan data diri lengkap ke email hidayatunnajah@gmail.com atau langsung ke Pesantren Islam Hidayatunnajah, di Pebayuran – Bekasi. Mohon ikhwan/akhwat untuk menyampaikan info ini bagi yang membutuhkan. Info Pesantren Bisa Diperoleh di www.hidayatunnajah.wordpress.com

Filed under: Islam, Uncategorized , ,

Pertolongan Pertama Pada Penderita Stroke

Pertolongan Pertama Pada Penderita Stroke


( Dengan cara mengeluarkan darah pada setiap ujung jari tangan


dan ujung daun telinga )

Ada satu cara terbaik untuk memberikan pertolongan pertama kepada orang


yang mendapat serangan STROKE.


Cara ini selain dapat menyelamatkan nyawa si penderita , juga tidak menimbulkan


efek sampingan apapun.


Pertolongan pertama ini dijamin merupakan pertolongan GAWAT DADURAT


yang dapat berhasil 100%.

Sebagaimana diketahui , orang yang mendapat serangan STROKE , seluruh darah


di tubuh akan mengalir sangat kencang menuju pembuluh darah di otak.

Apabila kegiatan pertolongan diberikan terlambat sedikit saja , maka pembuluh darah


pada otak tidak akan kuat menahan aliran darah yang mengalir dengan deras dan


akan segera pecah sedikit demi sedikit.

Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik tetapi harus tetap tenang.

Si penderita harus tetap berada di tempat semula dimana ia terjatuh


( Mis : di kamar mandi, kamar tidur, atau dimana saja )

JANGAN DIPINDAHKAN !!!!

Sebab dengan memindahkan si penderita dari tempat semula akan mempercepat perpecahan


pembuluh darah di otak.


Penderita harus di bantu mengambil posisi duduk yang baik agar tidak terjatuh lagi ,


dan pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan.

Untuk yang terbaik menggunakan JARUM SUNTIK , namun apabila tidak ada , maka


JARUM JAHIT / JARUM PENTUL / PENITI dapat dipakai ~ dengan terlebih dahulu


di-steril-kan dulu dengan cara di bakar diatas api ~

Setelah jarum steril, segera lakukan PENUSUKAN pada 10 UJUNG JARI TANGAN.


Titik penusukan kira-kira 1 cm dari ujung kuku. Setiap jari cukup di tusuk 1 KALI SAJA


dengan harapan setiap jari mengeluarkan tetes darah.

Pengeluaran darah juga dapat dibantu dengan cara di PENCET apabila darah ternyata


tidak keluar dari ujung jari.


Dalam jangka waktu kira-kira 10 menit , si penderita akan segera sadar kembali.

Bila mulut si penderita tampak Mencong / Tidak normal , maka


KEDUA DAUN TELINGA si penderita HARUS DITARIK – TARIK


sampai berwarna kemerah-merahan.


Setelah itu lakukanlah 2 KALI PENUSUKAN pada masing-masing UJUNG BAWAH


TELINGA sehingga darah keluar sebanyak 2 tetes dari setiap ujung daun telinga.

Dengan demikian dalam beberapa menit bentuk mulut si penderita akan kembali normal.

Setelah keadaan si penderita pulih dan tidak ada kelainan yang berarti , maka segera bawa


si penderita dengan hati-hati ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan


pertolongan lebih lanjut.

Sebagai salah satu cara beramal bakti , sebaiknya e-mail ini di-sebarluas-kan kepada


teman-teman , keluarga dan relasi-relasi serta masyarkat luas ,


sebab serangan stroke ini dapat terjadi pada siapa saja dan dimana saja.

PS: Demi nyawa, worth to try kan …….

Prasetyo Muchlas wrote : tulisan ini saya copy-paste dari email seorang teman yang dikirimkan kepada saya, boleh disebarluaskan dengan syarat jangan merubah isinya (^,^)

Filed under: Saya di blog ini, Uncategorized ,